Figma vs Penpot vs Sketch: Mana yang Cocok Buat Kamu di 2025?

Azura Team2025-07-23

Azura Labs, Semarang – Kalau ngomongin dunia UI/UX design, tiga nama ini pasti muncul di kepala: Figma, Penpot, dan Sketch. Mereka kayak tiga superhero dengan kekuatan unik masing-masing. Tapi, di tahun 2025, mana yang paling cocok buat kamu pakai? Yuk kita bedah satu per satu!

1. Figma: Raja Kolaborasi yang Masih Bertahan

Figma masih jadi primadona di kalangan desainer, terutama karena fitur kolaborasinya yang super smooth. Di 2025, Figma makin canggih dengan AI Assistant bawaan yang bisa auto-generate komponen dan bahkan kasih saran desain yang lebih human-centered. Cocok banget buat tim remote yang butuh kerja bareng tanpa ribet.

Kelebihan Figma 2025:

  • AI Design Suggestions yang makin pintar.
  • Plugin dan komunitas yang terus berkembang.
  • Bisa diakses dari browser, nggak perlu install ribet.
  • Figma Variables yang kini lebih fleksibel buat multi-theme design.

Kekurangan:

  • Versi gratisnya mulai agak terbatas dibanding 2023.
  • Butuh internet stabil (ya kalau ngelag, bisa bikin mood hancur).

2. Penpot: Open Source yang Bikin Desainer Happy

Penpot makin naik daun di 2025 karena banyak perusahaan mulai cari alternatif open source yang nggak bergantung ke vendor. Penpot sekarang punya integration ke DevOps pipeline, jadi gampang banget sinkron sama tim developer. Selain itu, karena open source, banyak banget plugin hasil karya komunitas yang beneran keren.

Kelebihan Penpot 2025:

  • 100% gratis dan open source.
  • Bisa self-hosted, jadi lebih aman buat data perusahaan.
  • Support format cross-platform (SVG, PDF, dsb).
  • Komunitas yang makin solid.

Kekurangan:

  • UI-nya belum se-polished Figma.
  • Learning curve agak tinggi buat pemula.

3. Sketch: Senior yang Masih Eksis

Dulu Sketch itu rajanya Mac users. Di 2025, Sketch tetap bertahan karena banyak banget library premium dan template siap pakai. Apalagi sekarang Sketch punya real-time collaboration (kayak Figma), walau masih terasa lebih enak kalau dipakai solo designer.

Kelebihan Sketch 2025:

  • Banyak resource template professional.
  • Ekosistem plugin yang matang.
  • Performa tinggi di Mac.

Kekurangan:

  • Eksklusif di macOS, jadi kurang fleksibel.
  • Butuh banyak plugin buat bisa se-powerful Figma.

Jadi, Mana yang Cocok Buat Kamu?

  • Kalau kamu tim kolaborasi jarak jauhFigma is the best.
  • Kalau kamu suka kebebasan dan open sourcePenpot cocok banget.
  • Kalau kamu Mac user hardcoreSketch tetap jadi pilihan aman.

Tren Desain 2025: Semua Tools Lagi Fokus ke AI

Yang menarik, semua tools ini sekarang punya fitur AI. Jadi, bukan cuma soal mana yang paling enak dipakai, tapi mana yang paling cepat bikin ide kamu jadi nyata.

Tips: Coba mix and match! Misalnya, konsep awal di Penpot (gratis), terus high-fidelity prototype di Figma.


Di 2025, Figma masih jadi juara di hati banyak desainer karena kolaborasinya nggak ada tandingan. Tapi, Penpot bisa jadi game-changer buat kamu yang mau bebas biaya. Sementara itu, Sketch tetap relevan buat user Mac yang butuh kestabilan dan resource premium.


See More Posts

background

Membangun User Experience yang Lebih Interaktif dengan Conversational UI di Tahun 2025

background

Desain Minimalis dalam UI/UX: Simplicity yang Meningkatkan Pengalaman User

background

Aksesibilitas dalam UI/UX: Bagaimana Mendesain untuk Semua Pengguna

Show more